cuma butuh support :’)

cuma butuh support…

saya butuh support… saya cuma manusia biasa, yang butuh dukungan disetiap masalah yang saya punya. gak ingin dikasihani, juga butuh teman berbagi cerita, partner hidup yang terpercaya, yang sekaligus menyayangi dan mencintai. bukan ikut-ikutan menyakiti. dan bisa menerima masalaluku, kerena saya punya masalalu yang takkan mungkin hilang selamanya.
kalau boleh milih, pasti saya akan memilih yang lebih baik dan lebih bisa menjadi figur seorang satu-satunya laki-laki dalam hidup saya. secara, selama ini kerjaannya terus menyakiti hati. tapi kali ini saya harus bisa mencintai dengan segala kekurangannya, menyayanginya dengan segala kelemahannya. bukannya sudah terbiasa? harusnya sih, sudah terbiasa :’)

terimakasih Pah, Ayahku, Suami dari Ibuku… yang sudah mengajarkan dan mengenalkan ‘bagaimana rasa terluka itu?’ sebelum dengan orang lain, saya sudah lebih tau bagaimana rasanya itu. jadi, sudah ku anggap biasa bahkan hampir sudah terbiasa kalo ada laki-laki lain selain Papah yang menyakiti hatiku.

semoga kau datang…
tangan dan hati, perlahan beku karena ingatan ini terus menghantuiku. semoga kau datang membimbingku menuju bahagia. semoga kau datang, meringankan luka di hatiku. meminjamkan bahu mu, menyeka air mataku,  dan menggenggam kedua tanganku :) aku menunggu itu, aku menunggu orang itu.

                                                                                                     -SFN-